Rabu, 07 Juli 2010

AL-FUSHAH BERBICARA TENTANG DIRINYA SENDIRI

Oleh : Ustadz Abdus Sattar al-Mujahid



Kalau kita membayangkan sekiranya Bahasa Arab ditanya tentang rahasia keberhasilannya menyebar dan unggul terhadap bahasa-bahasa negeri-negeri taklukan serta mengalahkan dan mengantikan posiainya, apakah gerangan yang akan dikatakannya?

Dia akan menjawab dengan fakta yang nyata yang tak tercemar oleh suatu apapun, dan dengan kebenaran yang jauh dan sikap fanatiame dan memutar balik kenyataan, seraya berkata: “Aku adalah wadah Islam, denganku kaum muslimin terdahulu berkeliling, ke timur, ke barat, ke utara dan ke selatan. Mereka berkata kepada orang yang di­bukakan hatinya untuk menerima Islam: Inilah Bahasa Agamamu yang layak engkau gunakan dalam percakapan, dan yang engkau latih lidahmu untuk dapat meng­ucapkannya, inilah Al fusha, tidak satupun selain aku yang menyandang gelar demikian”.

Apabila ditanya lebih lanjut: Kenapa demikian?, maka dia akan menjawab: “Akulah Bahasa Al-Qur’an, denganku ia dapat dimengerti dan difahami, bukankah Yang Me­nurunkannya pernah bersabda:

“Sesungguhnya kami me­nurunkannya berupa Al-Qur’an berbahasa Arab, agar kamu sekalian memahaminya” (QS. Yusuf: 3),

juga firman-­Nya:

“Kitab yang dyelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam Bahasa Arab untuk kaum yang mengerti” (QS. Fushilat: 3).

Akulah bahasa yang digunakan seseorang ketika berdiri di hadapan Tuhannya saat shalat, bahkan adzan pun tak mungkin dikumandangkan tanpa menggunakan kata­kataku yang merdu dan jelas: Allahu Akbar, Allahu Akbar,

… la ilaha Illallah).

Selanjutnya ia menambahkan dengan bercerita tentang faktor-faktor kemajuannya, juga tentang alasan negeri-­negeri taklukan memilih untuk mempergunakannya, yang timbul bukan hanya dari faktor-faktor eksternal saja, akan tetapi diaana ada beberapa faktor internal yang ada pada dirinya, ia berkata: “Akulah bahasa perasaan dan keindahan, tak satu pun bahasa selain aku mempunyai keiatimewaan aspek-aspek balaghah, seperti: isti’arah, kinayah, tamtsil, taqdim wa ta’khir, serta kesesuaian antara situasi dan kondisi. Akulah ratu kekayaan, siapa yang dapat menan­dingiku dalam hal banyaknya kata-kata sinonim, dan isytiqaq (pecahan kata)?, bahkan siapa yang mampu meniruku dalam hal keringanan dan kemudahanku?. Akulah satu-satunya bahasa yang di dalamnya tidak terdapat dua konsonan secara berurutan, adapun bahasa selain aku kadang dijumpai di dalamnya pertemuan tiga konsonan sekaligus secara berurutan”.1

Apabila seseorang berkata: “Itu adalah perkataan seorang Arab yang fanatik kepadaku, terlalu berlebihan dalam mendudukanku”, maka aku akan menjawab: “Lihatlah apa yang dikatakan Ibnu Jinni tentang aku, niscaya engkau akan tahu kejujuran dan kebenaran perkataanku, ia berkata: Andaikan bangsa ‘ajam (bangsa selain Arab) mengetahui rahasia karya bangsa_Arab dalam hal bahasa mereka, serta mengetahui kehalusan dan keteli­tiannya, niscaya mereka akan minta maaf atas pengakuan mereka akan bahasa yang mereka miliki, terlebih lagi atas pengakuan mereka akan keunggulan dan ketinggian deraj atnya”.2

Ibnu Jinni juga berkata: “Kami pernah bertanya kepada salah seorang ahli Bahasa Arab yang berasal dari bangsa non-Arab, dia sudah terbiasa dengan bahasanya sebelum menguasai Bahasa Arab, tentang kondisi kedua bahasa tersebut, tidak mungkin dia akan menyamakan keduanya, bahkan hampir-hampir tidak dapat menerima pertanyaan tersebut; karena tidak pernah terlintas dalam pikirannya, dan juga karena dalam pendapat dan perasaannya terdapat pengakuan akan keunggulan kehalusan Bahasa Arab”.

Lebih dari itu, coba tengok dan perhatikan perkatakan Ibnu Faris: “Tidak ada satu alasan bagi siapa saja yang membolehkan membaca Al-Qur’an dalam shalat dengan Bahasa Persia; karena hal itu adalah terjemahan yang tidak mengandung kemu’jizatan, Allah hanya menyuruh mem­baca Al-Qur’an yang berbahasa Arab yang tak terungguli”.3

Itulah pengakuan bangsa non-Arab akan keunggulanku, yang lahir dari sikap netral dan ketelitian pemahaman mereka. maka wahai umat Islam, segeralah datang kepada­ku, lepaskanlah dahaga kalian dengan meneguk dari sumberku yang jernih dan lembut, itulah satu-satunya jalan menuju pemahaman Kitab Allah yang Mulia dan petunjuk Rasul-Nya yang agung shallalahu `alaihi wa sallam, secara benar dan lurus.

Sebagai penutup, terimalah semua salamku, semoga Allah membalasmu dengan segala kebaikan, terimalah semua persembahanku yang luhur.

Akulah lautan,

Menyimpan mutiara-mutiara yang tersembunyi

Pernahkah engkau bertanya kepada para penyelam

Tentang tiram-tiramku.*

Dinukil dari Majalah Al-Arkhabil, LIPIA, th.II, vol4, Ramadhan 1418/Januari 1998 M.

1 Ashlul Arob wa Lughotahum baina al-Haqo’iq wal Abathil, DR. Abdul Ghoffar Hamid Hilal, hjal. 64,84 dan 85.

2 Al-Khosho’ish (I/242, II/5).

3 Ash-Shohibi hal. 16,25,47.

http://abusalma.wordpress.com/2007/01/12/al-fushah-berbicara-tentang-dirinya-sendiri/
READ MORE - AL-FUSHAH BERBICARA TENTANG DIRINYA SENDIRI

~Kiat menjadi wanita paling anggun di dunia~*

* Anda dgn kecantikan yg anda mliki,lebih anggun drpada mentari,Anda ,dgn akhlaq yg anda mliki,
*~Lebh harum dri pda kesturi,Anda,dgn kerendahan dri,yg anda milki, lebh tinggi dri pda rembulan.
@_anda dgn sfat keibuan yg anda mliki,.lbh menyegarkan dri pda hujan.olh krena itu,peliharalah,

@~kecantikan itu dgn iman;peliharalah keridhaan itu dgn skap qana'ah; dan pelihra lah kesucian dri itu dgn hijab.

@~ketahuilah bhwa perhiasan anda bkn trletak pda emas dan perak dan bkn pula pda brlian yg anda kenakan,
Melainkan pada dua rok'aat di penghujung malam, khausan di tgah hari yg trik sbab puasa karena ALLAH,

@~shadaqah yg tersmbunyi,tnpa ada yg mengetahuinya.
Selain selain Allah,

@_Air mata hangat yg membrshkan dosa.sjud yg lma di atas hamparan sajadah,dan rasa malu dan rasa malu kpda allah,

@_Dorongan kjahtan dan rayuan setan dtg menggoda.

@_jadiknlah taqwa itu bak pakaian anda.niscya anda akn menjadi wanita yg trcantik di dunia meskipun pakaian anda tambal-sulam. Jadi knlah rasa malumu sbgai bju kurung anda.niscya anda mnjadi wanita yg paling anggun di dnia. Mskipun anda tdk berals kaki

@_hndarillah olh anda pola hdup sprti yg dlakukan olh wanita" fasiq dan non muslim. Yg ska memprlihat kn daya tarik nya untk memikt lwan jenis dan menjadikn tbh nya sbgai komoditi kaum pria tanpa mengindahkan norma" susila,krna sesunggh nya mrka adlh bahan bkr neraka jahanam . "Tiada yg memasukinya.kecuali org yg paling celaka. ("QS.92;15)
READ MORE - ~Kiat menjadi wanita paling anggun di dunia~*

Ketika Penderitaan Menghampiri

Ketika Penderitaan Menghampiri

By: agussyafii

Ada seorang teman yang baru terkena PHK dari kantornya. Hatinya gundah dan sedih. Hidupnya terasa gelap, tiada lagi ada harapan. Dalam kesendirian dia berdoa dan menangis. Entah sudah berapa hari tidak keluar dari rumah. Ditengah kesedihannya selalu meratapi nasib buruk yang menimpa dirinya. Hidupnya terasa paling menderita didunia.

Sampai kemudian terdengar suara pintu rumah diketuk, TOK..TOK...TOK! Beberapa kali, begitu dibuka ternyata seorang bapak tua yang tinggal disebelah rumahnya. Bapak tua itu seorang pensiunan yang tinggal sendiri. Istrinya baru meninggal dunia, anak-anaknya sudah dewasa dan ikut suaminya diluar kota. Bapak tua itu hidup sendirian.

'Assalamu'alaikum Dek, Bapak boleh duduk?' kata Bapak tua dengan suara yang terdengar lemah. Dia kemudian menjawab, 'Wa'alaikum salam, silahkan Pak,' beberapa kali dia mengusap air matanya yang dipipi. Setelah mereka berdua duduk diam membisu begitu lama. Bapak tua itu bertutur, 'Bapak lelah Dek, dalam sendirian, anak-anak tidak ada yang peduli dengan orang tua ini. Bapak selalu datang menjenguk mereka tapi mereka selalu tidak peduli. Kenapa dihari tua hidup saya malah menderita?' Ucap bapak tua.

DEG! Hatinya berdegup kencang. Ditengah penderitaannya ternyata ada orang yang lebih menderita daripada dirinya. Ditengah kesedihannya ternyata ada orang yang lebih bersedih daripada dirinya. 'Bapak, barangkali putri-putri bapak sekarang sedang sibuk. Bukankah dalam kesendirian bapak masih memiliki Allah Subhanahu Wa Ta'ala? Dengan berdzikir bapak akan merasa tenteram dan tidak sendirian.' Akhirnya ditengah kesedihannya malah menolong, menghibur dan berdoa bersama bapak tua agar tabah dan sabar dalam menjalani hidup ini.

Di tengah menghibur bapak tua itu, dia bersyukur , 'Ya Allah, ditengah penderitaan yang aku rasakan, aku masih bisa menolong, menghibur, mendoakan, orang yang justru lebih menderita dari pada diriku. Terima kasih Ya Allah penderitaan yang Engkau berikan kepadaku membuat aku bisa membantu meringankan penderitaan orang lain.'

--
Barang siapa melakukan perbuatan yang dicintai oleh Allah kepada seorang muslim agar orang muslim tersebut merasa bahagia, Allah akan memberikan padanya kebahagiaan pada hari kiamat nanti (HR. Thabrani).

Wassalam,
agussyafii
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', bazaar, perlombaan anak2, santunan di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.

READ MORE - Ketika Penderitaan Menghampiri

Miskin di Dunia Tak Mengapa, Miskin di Akhirat Jangan Sampai!

Banyak orang miskin sibuk cari makan tak butuh agama. Inilah miskin dunia-akhirat. Padahal kita boleh miskin harta di dunia, tapi jangan sampai kita miskin pahala di akhirat..
READ MORE - Miskin di Dunia Tak Mengapa, Miskin di Akhirat Jangan Sampai!

Mutiara Hikmah...

SYAIR DARI ABUL ASWAD ADDU’ALI

يا أيها الرجل المعلم غيره *** هلا لنفسك كان ذا التعليم

أتراك تلقح بالرشاد عقولنا *** صفة وأنت من الرشاد عديم

لا تنه عن خلق وتأتي مثله *** عار عليك إذا فعلت عظيم

ابدأ بنفسك فانهها عن غيها *** فإذا انتهيت عنه أنت حكيم

فهناك ينفع إن وعظت ويقتدى *** بالقول منك وينفع التعليم


Wahai orang yg mengajari orang lain

Tidakkah kau mengajari dirimu dulu (sebelum orang lain)


Pantaskah kau tanamkan pada akal kami “sifat mulia”

Tp ternyata, pada dirimu sendiri sifat itu tidak ada


Janganlah melarang akhlak (yg buruk), tp kau sendiri melakukannya

Sungguh sangat tercela, jika kau tetap saja mengerjakannya


Mulailah dari dirimu, dan lepaskanlah kotorannya

Karena engkaulah sang bijaksana, jika kau telah lepas darinya


Saat itulah, nasehat dan didikanmu kan berguna

Begitu pula ucapanmu, kan banyak orang yg mengikutinya

==========================
=================

Cuplikan SYA’IR IBNUL WIRDI

اعتزل ذكر الأغاني والغزل *** وقل الفصل وجانب مَنْ هزل

واهجر الخمرة إن كنت فتى *** كيف يسعى في جنونٍ من عقل

ليس من يقطعُ طرْقاً بطلاً *** إنَّما من يتقي اللهُ البطل

اطلب العلم ولا تكسل فما *** أبعد الخير على أهل الكسل

لا تقل قد ذهبت أربابه *** كل من سار على الدرب وصل

اطرح الدنيا فمن عاداتها *** تخفض العالي وتعلي من سفل

لا تقل أصلي وفصلي أبدا *** إنما أصل الفتى ما قد حصل

ليس يخلو المرء من ضدٍّ ولو *** حاول العزلة في رأس الجبل

غِبْ وزُرْ غِبًّا تزد حبًّا فمن *** أكثر الترداد أقصاه الملل

حبك الأوطان عجز ظاهر*** فاغترب تلق عن الأهل بدل

فبمكث الماء يبقى آسناً *** وسرى البدر به البدر اكتمل


Menjauhlah dari nyanyian dan puisi cinta

Katakan selamat tinggal, dan hindarilah orang yg (sering) canda


Jauhilah semua yg memabukkan, jika memang kalian pemuda

Bagaimana orang yang berakal ingin membuat dirinya gila


Perampok jalanan bukanlah pemberani

Tapi yg bertakwa pada Alloh, dialah sang pemberani


Tuntutlah ilmu dan jangan malas-malasan

Karena begitu jauhnya pemalas dari kebaikan


Jangan katakan: Para imamnya ilmu telah pergi

Karena setiap orang yg berjalan di atas rel, pasti akan sampai


Campakkanlah dunia, karena kebiasaannya

Menghinakan orang yg mulia, dan memuliakan orang yg hina


Jangan sekali-kali kau katakan “inilah asalku & leluhurku (yang mulia)”

Karena asal (kemuliaan) pemuda ditentukan oleh apa yg dicapainya


Siapapun takkan selamat dari permusuhan

Meski ia berusaha menyendiri di puncak pegunungan


Menjauh & menjauhlah, niscaya engkau akan lbh mendpt kecintaan

Siapapun yg sering berjumpa, ujung-ujungnya adl kebosanan


Kecintaanmu utk (menetap) di daerah adl kelemahan yg nyata

Merantaulah, niscaya kau kan dapatkan gantinya keluarga


(Perhatikanlah…), bagaimana air bisa rusak karena menetapnya

Sedang bulan terus berjalan hingga bisa menjadi purnama

===========================================

SYAIR TENTANG HIJAB ADALAH KEMULIAAN BAGI WANITA

يا حرة عرفت بالأمس عالية *** واليوم يبغونها للهو واللعب

لا يستوي من رسول الله قائده *** دوما وآخر يهديه أبو لهب

وأين من كانت الزهراء قدوتها *** ممن تقف خطا حمالة الحطب

إن الحياء من الإيمان فاتخذي *** منه حليك يا أختاه واحتسبي

فلا تبالي بما قالوه من شبه *** وعندك العقل إن تدعيه يستجب

فاستمسكي بعرى الإيمان وارتفعي *** بالنفس عن طغاة الشر واجتنبي


Wahai wanita merdeka yg kemarin begitu mulia

Tp sekarang mereka ingin jadikan sbg obyek hiburan dan mainannya


Tidaklah sama orang yg sll menjadikan Rosululloh sbg tauladannya

dg org yg menjadikan Abu Lahab sbg panutannya


Mana (yg lebih mulia), wanita yg Aisyah sebagai contohnya

ataukah wanita yg pembawa kayu bakar (istri Abu Lahab) sbg titian jalannya


Wahai saudariku, sungguh rasa malu adalah bagian dari Iman

maka ambillah ia sebagai penghias, dan berharaplah pahala dr Tuhan


Jangan hiraukan ocehan syubhat mereka

karena kau punya akal yg dapat menjawabnya


Berpeganglah dg tali Iman, dan raihlah kemuliaan jiwa

yg suci dari (zina) puncaknya kekejian dan menjauhlah engkau darinya

===========================================

SYAIR IMAM SYAFI’I, YG DILANTUNKANNYA MENJELANG WAFATNYA

ولما قسا قلبي وضاقت مذاهبي *** جعلت الرجا مني لعفوك سلما

تعاظمني ذنبي فلما قرنته *** بعفوك ربي كان عفوك أعظما

وما زلتَ ذا عفو ولم تزل *** تجود وتعفو منة وتكرما


Ketika telah keras hatiku dan menjadi sempit jalan hidupku

Ku jadikan harapanku sebagai tangga menuju ampunan-Mu


Kulihat dosaku seakan begitu besar

tp saat kusandingkan dg ampunan-Mu, ternyata ampunan-Mu (jauh) lbh besar


Engkau selalu dan akan terus memaafkan

Serta memberi dg anugerah dan kemurahan

Sumber : http://addariny.wordpress.com/2010/06/08/mutiara-hikmah/
READ MORE - Mutiara Hikmah...