Rabu, 12 Mei 2010

Cermin Hati : Episode Teman Tapi Mesra

Quote sebagian lyrics :

Aku punya teman.. teman sepermainan.. di mana ada dia selalu ada aku..dia amat manis dan juga baik hati.. dia slalu ada waktu untuk membantuku.. namun aku bingung.. ketika dia bilang cinta.. dan dia juga katakan ‘tuk ingin jadi kekasihku.. cukuplah saja berteman denganku.. janganlah kau meminta lebih.. ‘ku ‘tak mungkin mencintaimu kita berteman saja.. teman tapi mesra.. aku memang suka pada dirimu.. namun aku ada yang punya.. lebih baik kita berteman.. kita berteman saja.. teman tapi mesra

Islam mengajarkan saling mencintailah karena Allah, dan bencilah karena Allah. Sayang dan benci yang tidak berlebihan, membabi buta, namun sayang dan benci berlandaskan rahmat Allah. Dalam berteman, Islam telah mengatur adabnya, di antaranya adalah :

· Mengucapkan salam ketika bertemu. Salam adalah sebuah doa. Mengucap salam hendaknya bukan cuma di lisan namun juga diresapi dalam hati dengan saling mendoakan rahmat dan berkah Allah semoga tercurah kepada mereka yang saling mengucap salam. Jangan hanya di lisan, hendaknya dalam perbuatan pun mencerminkan dengan apa yang diucapkan. Yang tua memberikan salam kepada yang muda, yang berdiri memberi salam kepada yang duduk, yang sedang di atas kendaraan memberi salam kepada yang berjalan, dengan mengucapkan salam yang dikhususkan kepada sesama muslim

· Mendoakan teman yang bersin ketika dia membaca hamdallah setelah bersin

· Menjenguk teman apabila ia sakit, ini adalah bukti kemesraan, kedalaman persahabatan, tidak peduli kepada yang muslim maupun non muslim

· Mengantarkan jenazah teman

· Ketika teman bersumpah, dan kesulitan untuk menjalankan sumpahnya, kita membantu membebaskan sumpah

· Menasehati teman jika melakukan kesalahan

· Mencintai apa yang ia cintai sepanjang tidak mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, tidak bertentangan dengan aturan Islam

· Memberikan haknya dengan baik

· Menolong dan tidak menelantarkan teman

· Tidak bermusuhan lebih dari 3 hari

· Saling menjaga terhadap hal yang bersifat privacy, misalnya daripada saling meminjamkan baju lebih naik langsung diberikan saja

Islam menganjurkan kita untuk berteman dengan siapa saja, namun ketika bersahabat secara dekat hendaknya memilih-milih, yaitu memilih yang beramal shaleh. Karena persahabatan menyangkut kedekatan secara emosional. Bersahabat dengan orang yang cerdas, pintar, dan shaleh, tentu bisa saling memberi pengaruh yang besar terhadap perbaikan akhlak kita. Siap untuk berteman dan bersahabat karena Allah? Insya Allah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar