Bismillahirohmanirrohhim..
Nabi s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi memiliki malaikat-malaikat sebagai kendaraan yang utama, mereka mencari majlis-majlis dzikir. Apabila mereka menemukan suatu majlis yang di dalamnya dibacakan dzikir maka mereka duduk bersama orang-orang di dalamnya. Mereka mengelilingi orang-orang yang berdzikir itu dengan sayap mereka hingga seluruh sayapnya memenuhi tempat antara mereka dengan langit dunia. Apabila mereka telah selesai maka para malaikat itu naik ke atas langit."
Selanjutnya Nabi bersabda:
"Allah Maha Mulia dan Maha Besar bertanya pada mereka --padahal Dia lebih tahu dari pada mereka--
"Dari mana kalian?"
Mereka menjawab:
"Kami mengunjungi hamba-Mu yang ada di bumi. Mereka mensucikan-Mu, membesarkan nama-Mu, mengucapkan kalimat tahlil, memuji-Mu dan memohon kepada-Mu."
Allah bertanya lagi:
"Apa yang mereka mohon dari-Ku?"
Para malaikat menjawab:
"Mereka memohon surga-Mu."
Allah berfirman:
"Apakah mereka melihat surga-Ku?"
Para malaikat berkata:
"Mereka memohon perlindungan pada-Mu?"
Allah bertanya:
"Dari hal apa mereka meminta perlindungan-Ku?"
Para malaikat menjawab:
"Dari neraka-Mu wahai Rabb kami".
Allah berfirman:
"Apakah mereka melihat neraka-Ku?"
Para malaikat berkata lagi:
"Mereka memohon ampunan-Mu"
Nabi bersabda:
"Allah berfirman:
'Aku telah mengampuni mereka, telah memberikan apa yang mereka minta dan telah melindungi mereka dari apa yang mereka minta dilindungi'."
Mereka (para malaikat) berkata:
"Ya Rabb kami, dalam majlis itu ada si Fulan, ia seorang hamba yang berdosa. Ia bergabung dala majlis itu dengan mereka (orang-orang yang berdzikir)."
Allah berfirman:
"Ia telah kuampuni, mereka adalah suatu kaum yang tidak membuat susah orang yang berteman dengan mereka."
(Shahih Imam Ahmad. Bukhari. Muslim. Tirmidzi. Hakim. Abu Na'im dalam kitab Al-Hilyah).
Mudah-mudaha kita salah satu dari si Fulan itu..
Yang insya Allah akan di ampuni oleh-Nya..
Amin Allahumma Amin..
Subhanakallahumma wabihamdika ashaduallahaila annta astagfiruka wa'atubuilaiq..
Wasalam..
~Arief Muhammad~
Nabi s.a.w bersabda:
"Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi memiliki malaikat-malaikat sebagai kendaraan yang utama, mereka mencari majlis-majlis dzikir. Apabila mereka menemukan suatu majlis yang di dalamnya dibacakan dzikir maka mereka duduk bersama orang-orang di dalamnya. Mereka mengelilingi orang-orang yang berdzikir itu dengan sayap mereka hingga seluruh sayapnya memenuhi tempat antara mereka dengan langit dunia. Apabila mereka telah selesai maka para malaikat itu naik ke atas langit."
Selanjutnya Nabi bersabda:
"Allah Maha Mulia dan Maha Besar bertanya pada mereka --padahal Dia lebih tahu dari pada mereka--
"Dari mana kalian?"
Mereka menjawab:
"Kami mengunjungi hamba-Mu yang ada di bumi. Mereka mensucikan-Mu, membesarkan nama-Mu, mengucapkan kalimat tahlil, memuji-Mu dan memohon kepada-Mu."
Allah bertanya lagi:
"Apa yang mereka mohon dari-Ku?"
Para malaikat menjawab:
"Mereka memohon surga-Mu."
Allah berfirman:
"Apakah mereka melihat surga-Ku?"
Para malaikat berkata:
"Mereka memohon perlindungan pada-Mu?"
Allah bertanya:
"Dari hal apa mereka meminta perlindungan-Ku?"
Para malaikat menjawab:
"Dari neraka-Mu wahai Rabb kami".
Allah berfirman:
"Apakah mereka melihat neraka-Ku?"
Para malaikat berkata lagi:
"Mereka memohon ampunan-Mu"
Nabi bersabda:
"Allah berfirman:
'Aku telah mengampuni mereka, telah memberikan apa yang mereka minta dan telah melindungi mereka dari apa yang mereka minta dilindungi'."
Mereka (para malaikat) berkata:
"Ya Rabb kami, dalam majlis itu ada si Fulan, ia seorang hamba yang berdosa. Ia bergabung dala majlis itu dengan mereka (orang-orang yang berdzikir)."
Allah berfirman:
"Ia telah kuampuni, mereka adalah suatu kaum yang tidak membuat susah orang yang berteman dengan mereka."
(Shahih Imam Ahmad. Bukhari. Muslim. Tirmidzi. Hakim. Abu Na'im dalam kitab Al-Hilyah).
Mudah-mudaha kita salah satu dari si Fulan itu..
Yang insya Allah akan di ampuni oleh-Nya..
Amin Allahumma Amin..
Subhanakallahumma wabihamdika ashaduallahaila annta astagfiruka wa'atubuilaiq..
Wasalam..
~Arief Muhammad~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar