Kamis, 18 Maret 2010

PANGGILAN ALLAH, DALAM NYATA MUNGKINKAH.? (ke-I)

PANGGILAN ALLAH, DALAM NYATA MUNGKINKAH.? (ke-I)

Ada seseorang pernah berselisih sesamanya hanya karena mereka salah persepsi terhadap apa yang di ucapakan oleh seseorang ketika berkata “semoga dia segera dipanggil Allah”. Kebanyakan manusia saat ada orang berkata dipanggil Allah atau dipanggil Tuhan mereka terjemahkan “MATI”, padahal Allah memanggil manusia setiap saat jika mereka mengetahui.

Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. QS. al-Baqarah (2) : 21

Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul itu kepadamu dengan kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan sedikitpun kepada Allah) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. QS. an-Nisa' (4) : 170

Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang. QS. an-Nisa' (4) : 174, QS. Yunus (10) : 57, QS. al-Hajj (22) : 1, QS. Fathir (35) : 3, QS. Fathir (35) : 15, QS. al-Hujurat (49) : 13, QS. al-Infithar (82) : 6, QS. al-Insyiqaq (84) : 6,

Siapa yang dapat medengar segala seruan yang demikian halus atau sangat keras...? apakah seruan ini hanya jaman dahulu atau berlakusetiap masa....?

MENGENAL DIRI-SENDIRI BELUM TENTU MENGENAL ALLAH JANGAN “GE-ER”

Ada qaul begitu popular, seolah-olah setiap diri yang megenal diriya meka mengenal Tuhan-nya
"Barang siapa mengetahui dirinya sendiri, niscaya dia pasti akan mengetahui Tuhannya."

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. QS. adz-Dzariyat (51) : 56

Manusia dicipta untuk menghambakandiri pada Allah diantara manusia ada yang dilebihkan derajatnya yaitu para Khalifah, Imam atau Nabi ada yang tetap dalam nyata menjadi hamba Allah,
Saat saya menyampaikan tentang Khalifah, Imam Atau Nabi diantara sebagian orang berkata dan mengklaim khalifah bermakna manusia;
Dan Mengajukan ayat tetang Adam, mereka pikir kata Khalifah dalam ayat tersebut bermakna manusia secara umum,

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: " Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi ". Mereka berkata:" Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? "Tuhan berfirman:" Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui ". QS. al-Baqarah (2) : 30

Kemudian saya tanyakan tentang Khalifah Daud as, dan saya bacakan ayat yang menyatakan tetang pengangkatan Daud as sebagai Khalifah oleh Allah :

WAHAI DAWUD, SESUNGGUHNYA KAMI MENJADIKAN KAMU KHALIFAH (PENGUASA) DI MUKA BUMI, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
QS. Shad (38) : 26

Dan saya tanyakan apakah sebelumnya dawud di tetapkan menjadi Khalifah di muka bumi bukan manusia...?

Tentu jawabnya Daud sejak lahir telah terlahir sebagai manusia. namun baginya ditetapkan sebagai Khalifah oleh Allah: dengan ketetapan dan legalitas khilafah (khatamul-Khilafah).
Manusia adalah mahluk Allah yang di nyataka oleh Allah untuk ber ‘Ibadah pada Allah baik Kalian yang menjadi Khalifah atau kalian yang menjadi hamba. Baik kalian yang Mejadi Imam atau kalian yang mejadi Ma’mum. Baik kalian yang menjadi Nabi atau kalian yang menjadi Ummat

JANGAN SAMPAI ANEKDOT DALAM SYAIR INI ADALAH ANDA YANG GE-ER

Ada seorang perjaka, Mencoba megaca diri, Baginya dia begitu ganteng, Dia mendegar ada Gadis Cantik, Sebut saja Bunga Namanya

Lalu dia mencoba, Mengenali Bunga, Dari buku-buku Dan cerita tetangga, Menurutnya dia telah, Mengenal-nya, Ya karena dia tau Baju kesukaan Bunga Makanan kesukaan Bunga Hobi dan kebiasaan Bunga

Namun ada Satu yang Dia belum tau Yaitu tidak mengenal Wajahnya......

Hingga saat dia melihatGadis menggunakan Baju kesukaan Bunga Dia kira Itu Bunga Dia tak sadar Jika di Duia Ini banyak sekali Baju yang sama

Hingga saat dia melihat Gadis sedang Makan Makanan kesukaan Bunga Dia kira Itu Bunga Dia tak sadar Jika di Duia Ini banyak sekali Makanan yang sama

Hingga saat dia melihat Gadis melakukan Hobi dan kebiasaan Yang menjadi Hobi dan kebiasaan Bunga Dia kira Itu Bunga Dia tak sadar Jika di Duia Ini banyak sekali Hobi dan kebiasaan Yang sama.......

Dia lagsung berkata Dan memanggil Hai Bunga ........ dengan GE-ER-nya Karena yakin sekali Bahwa yang dipanggil adalah Bunga Tapi ternyata salah Sama sekali..... Karena ternyata buku-buku Yang dia baca cerita dari Orang-orang yang benci pada Bunga Dan cerita tetangga yang dia tau Adalah tetangga yang memusuhi Bunga

Jadi,.........>>>>>.......
.?????

Mengenal sesama manusia dengan segala pengetahuan di dasarkan pada buku-buku yang di tulis oleh orang yang membenci, tidaklah membuat jadi mengerti, demikian pula kesaksian orang orang yang memusuhi tentu kedustaanan belaka.

Jadi jangan pernah GE-ER hanya karena megenal Baju kesukaan, Makanan kesukaan, Hobi dan kebiasaan seseorang, yang bersumber dari orang-orang yang memusuhi, terus meganggap dirinya telah megenal orang tersebut, karena segala informasi yang dia dapatkan hanyalah kepalsuan dan kedustaan belaka.

HENDAK MENGENALI ALLAH ...???

Siapapun yang hendak mengenali Allah jangan bercermin jangan pula mejandi bayang hitam, karena keduanya adalah lawan dari Nyata yang ada.

Siapapun yang bercermin akan melihat dirinya terbalik siapun yang menjadi bayang hitam maka ia akan tetap menjadi kegelapan dalam Nyata sinar, dan tak-kan pernah menjadi nyata sinar.

Siapapun yang hendak mengenali Allah Jangan Pernah belajar dari buku-buku, karena pasti tak akan pernah sampai sedikitpun.

Karena buku buku hanya sebagian kecil kalimat yang Nyata dalam Khalifah Imam atau Nabi. Yang dapat di dengar oleh Ahlikitab dan sebagian besar mereka sembunyikan.

Dan apa yang di tetapkan Allah adalah ketetapan yang haq di kala mereka berkata:" Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia ". Katakanlah:" Siapakah yang menurunkan Al-kitab yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, KAMU JADIKAN KITAB ITU LEMBARAN-LEMBARAN YANG BERCERAI-CERAI, KAMU PERLIHATKAN (SEBAGIANNYA) DAN KAMU SEMBUNYIKAN SEBAGIAN BESARNYA, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)? ". Katakanlah:" Allah ", kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. QS. al-An'am (6) : 91

Jadi segala keterangan tentang Allah yang disampaikan oleh Ahlikitab dan ahliagam-agama sangatlah sedikit atau bahkan keliru sama sekali, karena pada dasarnya mereka selalu ingin manusia ingkar pada Allah agarsupaya mendengarkan dan mengikuti mereka.

Jangan Pernah Mendegar bisikan-bisikan dan seruan ahli kitab dan Ahli agama-agama Karena keduanya kebanyakan dari mereka adalah penentang dan pengingkar Allah dan Utusan Allah setiap masa.

Dengan perkataan:

.............. " Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia "............... QS. al-An'am (6) : 91

LALU DENGAN APA MANUSIA DAPAT MENGENALI ALLAH

Lalu dengan apa manusia dapat mengenali Allah, hingga Manusia di panggil oleh Allah....??

Saya di “Tes” oleh seseorang dengan pertanyaan:

DIA BERTANYA: Apa kah Allah ... ?

SAYA TAK MEJAWAB APAPUN KECUALI: “apa Allah..? menurut anda..?”

LALU DIA BERKATA: Justru aku bertanya pada kamu. Allah adalah sebuah nama. tapi kalau siapa Allah, maka ku jawab Dia Tuhanku dan Tuhan alam semesta.
LALU MELANJUTKAN: Kita harus bisa membedakan apa Allah dan siapa Allah agar kita tak tersesat pada waktu kita menyembahnya!

LALU SAYA MENJAWAB: Bagaimana saya bisa merepresentasikan Allah, Kalimat Allah saja jika lautan dijadikan tinta dan jika seluruh batang jadi pena tak-kan cukup untuk menulis kaliamat Allah, bagai mana akan meterjemahkan Allah Itusendiri...?

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. QS. Luqman (31) : 27

Berikut kesaksian Nasrani kalimat Allah:
Yohanes 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Manusia yang selamat bukan yang membahas dan mereka-reka apa itu Allah dan siapa itu Allah. setiap akal mereka-reka Allah maka akan muncul berhala baik fisik atau nonfisik, semakin manusia membahas Dzat Allah akan semakin jauh dari Allah. Karena Allah tidak untuk di dibahas dzat-Nya atau di lihat dzat-Nya.

Jangankan Allah, Kalimat Allah saja jika lautan dijadikan tinta dan jika seluruh batang jadi pena takan cukup untuk menulis kaliamat Allah.

Jadi berserah dirilah pada-Nya dan jika Allah menyatakan Ruh-Nya utusan-Nya percayalah dan taatilah Beliau. .

Ahlikitab dan Ahli agama-agama tidak menyangka-kan kecuali hanya angan-angan dan mempertuturkan Hawa nafsunya.

SIAPAPUN YANG HENDAK MENGENALI ALLAH BERSERAH DIRILAH PADANYA MELALUI KHALIFAH IMAM ATAU NABI

Pembahasan dzat Allah merupakan rekayasa Ahlikitab dan Ahli agama-agama dari mereka ada yang pada ahirnya merepresetasikan menjadi berhala fisik, dan menjadi berhala nonfisik sekedar Nama-Nama yang diseruru untuk memperoleh sesuatu.

Allah menyatakan segala Khanief Amr-Nya melalui Khalifah Imam Atau Nabi yang diutus disetiap saat dan generasi:

Maka bagaimanakah, apabila Kami mendatangkan seseorang saksi dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu sebagai saksi atas mereka itu. QS. an-Nisa' (4) : 41

Tiap-tiap umat mempunyai utusan; maka apabila telah datang utusan pada mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka tidak dianiaya. QS. Yunus (10) : 47, QS. an-Nahl (16) : 36

Janganlah kalian dengki bila Allah mengkaruniakan khilafah pada seseorang agar kalian mendapat petunjuk. dan dengarkan saat Khalifah membacaka ayat, mengajarkan Alkitab dan Alhikmah,

................... "kebanyakan manusia tiada mengetahui" QS. an-Nahl (16) : 38;

Tidak ada komentar:

Posting Komentar