DI SETIAP MASA ADA AHLIKITAB YANG SELALU MEMBANTAH KHALIFAH, IMAM ATAU NABI
Ahlikitab dan Ahli agama selalu meolak kedatangan utusan Allah baik saat Nyata sebagai Khalifah, Imam atau Nabi
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (Rasul-rasul). QS. an-Nahl (16) : 36
Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Tuhanmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian); dan Allah mempunyai karunia yang besar. QS. al-Baqarah (2) : 105
Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS. al-Baqarah (2) : 109
Katakanlah:" Wahai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain daripada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri (kepada Allah)". QS. Ali Imran (3) : 64
BONEK
Ada anak desa Terobsesi oleh cerita Tetangga yang kuliah dikota Bercerita ini dan itu Lau ia pun ingin seperti Yang di ceritakan-nya
Pergilah dia kekota Dan mencari kampus Lalu dia masuk kedalam-nya Bukan Tak tau Jika untuk jadi mahasiswa Haruslah lulusan SLA Dia sangat tau itu Namun dasar “Bonek”
Dia bertekad untuk tinggal di kampus lalu melalui tukang sapu atau cleaning service dia magang, bapak ijinkan saya membantu bapak menyapu dan mengepel setiap jengkal lantai kampus
Bapak itu bilang Kamu harus tercatat Jadi karyawan Dia menjawab Biarlah saya membantu Bapak saja dan teman bapak Berikan saja saya makan Lalu anak itu pun di ijinkan
Dan diam-diam Setiap hari dia mencuri dengar Bagaimana mahasiswa kuliah Sesekali melihat mahasiswa Yang praktek di laboratorium Dengan alasan menyapu atau Membuang sampah
Semua orang dikampus Mengenalnya Tapi tak ada yang tau Jika dia bukan karyawan Kecuali manajemen kampus Atas kebijakan manajemen kampus Dia di biarkan bahkan di kasih jatah makan dan tunjangan tak mengikat karena dia tidak melakukan perbuatan criminal
bahkan dia tidur di area kampus pagi pagi benar dia telah menyapu mengepel dan menyirami taman saat malam tiba dia mengitari kampus meronda rajin seperti security
lima tahun berlalu kemudian dia pulang kedesa dia bisa bercerita seperti apa yang diceritakan teman-nya yang kuliah bahkan lebih lengkap
Namun siapa yang tau Jika sebenarnya dia bukan Sarjana tapi orang Yang bisa cerita Bagaimana orang kuliah Dan bagaimana orang Di wisuda.
Bahkan dia mencoba Toga entah milik siapa Dan dia berfoto di dekat Plakat Kampus itu Sebagai bukti bahwa Diapun penghuni kampus Buku-buku kadaluwarsa Yang akan dibuang Oleh pihak kampus Dia minta dan di bawa pulang
Apa kata orang yang tak tau Jika dia sebenarnya bukan Mahasiswa atau sarjana...?
Ahlikitab seperti bonek di atas dimana mereka selalu ada dan bersama para utusan namun mereka tak pernah beriman masuk dalam Dienullah, karena mereka selalu membuat agama sendiri dan mencuri sebagian ajaran para Khalifah Imam atau Nabi, jangankan beliau-beliau meninggal dunia ditinggal sesaat saja mereka sudah kudeta atas ummat yang belum mengerti:
Allah berfirman:" Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.
QS. Thaha (20) : 85
Kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lubang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa."
QS. Thaha (20) : 88
Berkata Musa: "Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) hai Samiri? "
Samiri menjawab:" AKU MENGETAHUI SESUATU YANG MEREKA TIDAK MENGETAHUINYA, MAKA AKU AMBIL SEGENGGAM DARI JEJAK RASUL LALU AKU MELEMPARKANNYA, DAN DEMIKIANLAH NAFSUKU MEMBUJUKKU ". QS. Thaha (20) : 95-96
Ahlikitab dan ahliagama telah mencuri degar sebagian kecil dari ajaran Khalifah Imam atau Nabi lalu dari yang dapat mereka dengar kemudian di ajarkan dan sebagian besar lainya mereka campakan mereka.
Ahlikitab dan ahliagama lebih cenderung pada ajaran masa lamapau tinggalan orang orang terdahulu yang telah di anggap sebagi ajaran suci agama-agama, sebagai ajaran yang harus ditanggalkan saat datang Khalifah Imam atau Nabi dimasanya.
ORANG YANG BISA BERCERITA TENTANG UTUSAN BUKAN BERARTI ORANG BERIMAN
Ahlikitab dan Ahli agama-agama adalah orang yang paling pandai bercerita tentang utusan-utusan Allah versi mereka dan bagaimana ummat utusan itu bersosialisasi, dan bagaimana kebaikan utusan dan ummatnya. Tapi sungguh dia adalah orang-orang yang selalu meragukan setiap datang kerasulan baik mereka yang ada dimasa Muhammad atau setelah muhammad.
وَمَا قَدَرُواْ اللّهَ حَقَّ قَدْرِهِ إِذْ قَالُواْ مَا أَنزَلَ اللّهُ عَلَى بَشَرٍ مِّن شَيْءٍ قُلْ مَنْ أَنزَلَ الْكِتَابَ الَّذِي جَاء بِهِ مُوسَى نُورًا وَهُدًى لِّلنَّاسِ تَجْعَلُونَهُ قَرَاطِيسَ تُبْدُونَهَا وَتُخْفُونَ كَثِيرًا وَعُلِّمْتُم مَّا لَمْ تَعْلَمُواْ أَنتُمْ وَلاَ آبَاؤُكُمْ قُلِ اللّهُ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِي خَوْضِهِمْ يَلْعَبُونَ
Dan apa yang di qadarkan Allah adah qadar yang haq ketika berkata:" Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia ". Katakanlah:" Siapakah yang menurunkan kitab yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, KAMU JADIKAN KITAB ITU LEMBARAN-LEMBARAN YANG BERCERAI-CERAI, KAMU PERLIHATKAN (SEBAGIANNYA) DAN KAMU SEMBUNYIKAN SEBAGIAN BESARNYA, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)? ". Katakanlah:" Allah-lah (yang menurunkannya) ", kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Qur'an kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. QS. al-An'am (6) : 91
Sungguh Mereka begitu panjang menceritakan Nabi-Nabi dan sebagian dari ajaran dan dengan buku-buku kusam mereka bangga. Dan dari buku yang mereka tulis lalu mereka klaim sebagai Kitab Allah. Yang begitu sempurna. Padahal Alkitab ada pada setiap Khalifah, Imam atau Nabi.
SIAPA YANG MENGKLAIM KITAB TELAH SEMPURNA..?
Seluruh agama mengklaim kitabnya paling sempurna, alasan mereka adalah Kalimat Allah yang di Nyatakan oleh Utusan saat menjelang Utusan usai tugas-Nya.
KALIMAT PERNAH SEMPURNA SAAT MUSA AS USAI TUGAS
Mengapa Yahudi begitu bersikukuh untuk mempertahankan tanah palestin dan dan agamanya hal itu karena memang kitab mereka telah mencatat bahwa merekalah pewaris akan tanah tersebut. Dan kalimat pernah sempurna di dalam Musa dan Israel.
Berikut ketetapan Allah yang diberitakan kembali melalui Muhammad saw tentang hal tersebut.
وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِينَ كَانُواْ يُسْتَضْعَفُونَ مَشَارِقَ الأَرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرَآئِيلَ بِمَا صَبَرُواْ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ يَصْنَعُ فِرْعَوْنُ وَقَوْمُهُ وَمَا كَانُواْ يَعْرِشُونَ
DAN KAMI PUSAKAKAN KEPADA KAUM YANG TELAH DITINDAS ITU, NEGERI-NEGERI BAHAGIAN TIMUR BUMI DAN BAHAGIAN BARATNYA YANG TELAH KAMI BERI BERKAH PADANYA. DAN TELAH SEMPURNALAH PERKATAAN TUHANMU YANG BAIK UNTUK BANI ISRAIL DISEBABKAN KESABARAN MEREKA. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Firaun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka. QS. al-A'raf (7) : 137
(وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرَآئِيلَ بِمَا صَبَرُواْ)
dan telah sempurnalah perkataan tuhanmu yang baik untuk bani israil disebabkan kesabaran mereka
Bahkan secara jelas Israel telah diwariskan negri tersebut dengan kata-kata yang begitu terang dan jelas.
(وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِينَ كَانُواْ يُسْتَضْعَفُونَ مَشَارِقَ الأَرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِي بَارَكْنَا)
........ dan kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah kami beri berkah padanya .......
Demikian pula tentang kalimat Allah yang telah sempurna pada Musa saat itu dengan baik dan sangat baik.
(وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرَآئِيلَ بِمَا صَبَرُواْ)
........ dan telah sempurnalah perkataan tuhanmu yang baik untuk bani israil disebabkan kesabaran mereka .....
Dengan kedua hal tersebut mereka terus berbangga dan menganggap merekalah yang palig berhak memperoleh kalimat Namun Nikmat itu tidak bertahan pada Israel, di karenakan saat datang pada mereka utusan Allah setelah Musa as selalu di dustakan hanya karena Ahli taurat (ahlikitab) nya selalu menanamkan bahwa Mesias akan datang kelak, bukan saat itu. Dan mereka cukup dengan kitab yang diambil dari sebagian ajaran Musa.
.............تَجْعَلُونَهُ
............... kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran yang bercerai-cerai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya......., QS. al-An'am (6) : 91
KALIMAT PERNAH SEMPURNA SAAT PADA KHALIFAH DAUD
فَإِن كَذَّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَ رُسُلٌ مِّن قَبْلِكَ جَآؤُوا بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَالْكِتَابِ الْمُنِيرِ
Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya Rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa ayat yang nyata, Zabur dan Al kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. QS. Ali Imran (3) : 184
وَإِن يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ جَاءتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ وَبِالزُّبُرِ وَبِالْكِتَابِ الْمُنِيرِ
Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (Rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang Rasul-rasulnya ayat-ayat yang nyata, zubur, dan Al kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. QS. Fathir (35) : 25
BERIKUT KLAIM AHLUSSUNNAH DAN SYI’AH DENGAN AYAT-AYAT BERIKUT
Ternyata ba'da Muhammad saw terjadi hal yang sama dimana ahlikitab dan orang orang dzalim setelah muhammad sangat berfariatif dalam merepresentasikan apa yang mereka dapat perolah dari orang orang terdahulu. seperti Yahudi da nasrani mereka-pun megklaim kitabnya telah sempurna.
..................
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ فَإِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
............... Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. al-Mai'dah (5) : 3
وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلاً لاَّ مُبَدِّلِ لِكَلِمَاتِهِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. QS. al-An'am (6) : 115
Ayat ini yang telah menjadi patokan oleh Ahlussunnah dan Syi’ah saat mengklaim bahwa Kitab atau Mushaf mereka yang paling sempurna. Dan siapapun yang mencoba mengatakan bahwa Kitab atau Mushaf tersebut belum sempurna akan di posisikan sebagai orang kafir oleh mereka.
Apa yang ada pada Muhammad saw benar Telah sempurna bahkan saat ini telah menjadi sejarah selama 1400 tahun, Namun bukan berarti apa yang dapat mereka dengar telah mengakses seluruh Kalimat Allah yang Nyata dalam Muhammad saw. Bahkan Al-Quran sendiri telah mencatat bahwa kalimat Allah tak-kan selesai bila ditulis dengan lautan sebagai tinta dan seluruh batang di dunia dijadikan pena.
وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِن بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. QS. Luqman (31) : 27
AGAMA MUHAMMAD SAW ADALAH AGAMA IMAM IBRAHIEM AS
Muhammad mengikuti Imam Ibrahiem yang dahulu telah di klaim oleh Israel sebagai agamanya Namun Ahlikitab telah mengadakan dusta dengan mengadakan Nama-nama hingga mereka tidak lagi dalam Nyata dienullah yang Nyata pada Ibrahim.
Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yaqub, (Ibrahim berkata): "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".
QS. al-Baqarah (2) : 132
Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".QS. al-Baqarah (2) : 136
Katakanlah:" Benarlah (apa yang difirmankan) Allah ". Maka ikutilah agama Ibrahim yang Khanief (MENGALIR), dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik. QS. Ali Imran (3) : 95
KITAB APAPUN SEMPURNA JIKA YANG MENGAJARKAN KHALIFAH, IMAM ATAU NABI YANG DIANGKAT OLEH ALLAH.
Khalifah, Imam atau Nabi yang diutus oleh Allah telah menjadi Nyata Kitab (kitabun mubien) dan sebagai induk kitab (ummul-kitab) hingga kitab apapun jika yang mengajarkan Khalifah, Imam atau Nabi maka akan sempurna. dan akan menjadi petunjuk yang terang karena khaniefnya (aliran) Dienullah melalui Khalifah, Imam atau Nabi. bukan melalui ahlikitab apapun.
BAGI TIAP-TIAP MASA ADA KITAB
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ لِكُلِّ أَجَلٍ كِتَابٌ يَمْحُو اللّهُ مَا يَشَاء وَيُثْبِتُ وَعِندَهُ أُمُّ الْكِتَابِ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat melainkan dengan izin Allah. BAGI TIAP-TIAP MASA ADA KITAB. ALLAH MENGHAPUSKAN DAN MENETAPKAN APA YANG DIA KEHENDAKI, dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Khalifah, Imam atau Nabi). QS. ar-Ra'd (13) : 38-39
BAGI TIAP-TIAP UMAT TELAH DI TETAPKAN SYARIAT
لِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا هُمْ نَاسِكُوهُ فَلَا يُنَازِعُنَّكَ فِي الْأَمْرِ وَادْعُ إِلَى رَبِّكَ إِنَّكَ لَعَلَى هُدًى مُّسْتَقِيمٍ
Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syariat tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syariat) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus. QS. al-Hajj (22) : 67
Jika Kalimat Allah Nyata dalam Khalifah, Imam atau Nabi pasti sempurna, karena memang ketetapan itu hanya datang pada orang terpilih baik dengan Istilah Khalifah, Imam atau Nabi.
ALLAH TETAPKAN AMR-NYA PADA KHALIFAH IMAM ATAU NABI ALLAH DISETIAP GENERASI
sesungguhnya kami telah menurunkan (ruh dan amr itu) pada malam qadar (ketetapan). dan tahukah kamu apakah malam qadar (ketetapan)? malam qadar (ketetapan) itu lebih baik dari seribu bulan. pada malam itu turun malaikat-malaikat dan ruh dengan izin tuhannya untuk nyatakan segala amr. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.QS. al-Qadr (97) : 1-5
DAN APA YANG DI TETAPKAN ALLAH ADALAH KETETAPAN YANG HAQ di kala mereka berkata:" Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia ". Katakanlah:" Siapakah yang menurunkan Al-kitab yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran yang bercerai-cerai, kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)? ". Katakanlah:" Allah ", kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. QS. al-An'am (6) : 91
Tiap-tiap umat mempunyai Rasul; maka apabila telah datang Rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.
QS. Yunus (10) : 47
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (Rasul-rasul).
QS. an-Nahl (16) : 36
Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (Rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka di bolehkan meminta maaf.
QS. an-Nahl (16) : 84
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.
QS. an-Nahl (16) : 89
Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami berkata: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu", maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan.
QS. al-Qashash (28) : 75
Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (Rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).
QS. an-Nisa' (4) : 41
AHLIKITAB DENGKI DIKARENAKAN KARUNIA ALLAH TIDAK TURUN PADA MEREKA
Ataukah mereka dengki kepada manusia (yang memperoleh karunia) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepada manusia itu? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.
QS. an-Nisa' (4) : 54
SIAPAKAH ORANG YANG BER IMAN...?
Orang yang beriman adalah mereka yang menyatakan Iman dalam hidup yang di refleksikan pada ketaatan kepada Khalifah Imam atau Nabi yang Nyata diantara manusia disetiap masa.
Bukan percaya kepada Khalifah Imam atau Nabi yang telah mejadi sejarah seperti Ahlikitab telah mengagungkan Khalifah Imam atau Nabi masa lampau dengan mengingkari Khalifah Imam atau Nabi saat Nyata pada mereka.
Dan bukan pula orang-orang yang sekedar percaya pada Mesias, Juruselamat, atau Almahdi yang Nyata kelak, karena keduanya benar adanya sebagi Nubuwat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar