Lagi-lagi, IAIN telah dibuat geger! Ceritanya, seorang Dosen IAIN yg sedang menyelesaikan Disertasinya ingin membuat terobosan pemikiran Islam. Ia berusaha mengopinikan ijtihadnya yang terkesan sangat berani dengan mengatakan:
”HARAM MENIKAH DENGAN AKHWAT SEKAMPUS!”
Sontak para mahasiswa pun melayangkan protes. Dan dengan serta merta Dosen tersebut dicap dengan sebutan SESAT!!
Setelah suasana kampus semakin tidak terkendali karena kemarahan banyak pihak, akhirnya Si Dosen tersebut dipanggil oleh pihak Rektorat untuk dimintai pertanggung jawaban atas ijtihad ngawurnya tersebut.
Siang itu, massa demonstrasi di depan gedung rektorat sudah merasa tak sabar. Membentangkan spanduk berisi kemarahan-kemarahan karena ulah Si Dosen. Tak lupa orasi-orasi mereka: ”Aliran sesat agen Barat! Keparat!!”
Di waktu yang sama, di dalam gedung rektorat masih berlangsung diskusi antara Rektor dengan Si Dosen.
”Tolong Pak Dosen, jangan bikin ulah lagi. IAIN kita ini, sudah terkenal sesat. Tolong jangan dibikin tambah sesat lagi.” Keluh Rektor.
”Lho, apa yang saya katakan ini memang benar, Pak Rektor. Bahwa menikah dengan wanita sekampus itu hukumnya HARAM!!!” Si Dosen mempertahankan argumen.
”Kalau begitu, apa dalilnya?”
”Ya tidak usah pake dalil! Sudah jelas-jelas haram kok!” Si Dosen berkelit.
”Kok begitu? Itu artinya ngawur!” Bantah Sang Rektor.
Tiba-tiba Si Dosen berdiri dari duduknya. Dengan memasang wajah merah padam, tangannya mulai menunjuk hidung Sang Rektor, ”Anda yang ngawur, Anda yang sesat!”, Kontan Sang Rektor terbelalak. Melongo, tak bisa berkata-kata. Dan Si Dosen itu melanjutkan, ”Apakah Pak Rektor sudah pikun, menikah dengan dua istri saja sudah repot. Apalagi menikah dengan wanita sekampus!!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar