Saat mata ini terbuka dari mimpi panjang
Terus menderu suara-suara tajam merasuk jiwa
Hinaan menerpa setiap relung jiwa kian rapuh
Ku tak berdaya oleh tutur getir tiap kata
Dimana letak salah seorang janda
Sedangkan jagat raya tahu...
Tidak ada wanita membumbung tinggi
Inginnya status janda
Ku bertanya pada langit dan bumi..
Inikah yang akan terhadapi wanita lemah
Sedangkan takdir tak terarah datang
Menimpa setiap jejal insan di dunia
Sudah begitu hinakan wanita janda
seakan tiada tempat untuk tenang
Walau itu sebentar dan sekilas
Menitipkan sisa hidup di bumi
Ku masih bertanya pada dunia
Meski tanpa jawab pasti
Hingga lelah menyiksa batin
Hingga tersungkur dalam sepi
Ku masih ingat hinamu..
Di kala hati kian ricuh oleh bimbang
Kau lempar dalam jala jaringmu
Bersuara lantang bak genderang
Bahwa janda begitu hina olehmu
Sedangkan kau tanpa sadari
Bahwa semua ada yang mengatur
Oleh kuasa Illahi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar