Minggu, 13 Juni 2010

Mencintai Dan Di Cintai Adalah Fitrah Manusia Tapi Berlindunglah Kepada Allah Dari Cinta Yang Palsu

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahamtullahi wabarakatuh..

Alhamdulillah Puji syukur mari kita panjatkan kepada Allah, yang mana telah memberikan kepada kita nikmat yang indah yaitu Rasa CINTA, Alhamdulillah mungkin tanpa rasa Cinta dan saling menyangi kita semua tidak mungkin bisa merasakan indahnya ikatan ukhuwah ini ikatan jika tidak didasari dengan rasa Cinta yang dikaruniakan Allah sehingga kita bisa saling menyangi layaknya seperti saudara kandung walaupun didalam islam kita telah di jelaskan umat muslim dan muslimah adalah saudara yang seIman walaupun jarak diantara kita jauh tapi kita tetap merasakannya dekat. Yang mana sering di ucapkan oleh umat Muslimin jika salah satu tubuh sakit maka seluruh anggota tubuhnya akan tersa sakit, sama seperti kita jika salah satu ada yang tersakiti pasti kita juga akan merasakannya jika telah ada rasa Cinta yang menyanyangi karena Allah, Subhanallah Inilah indahnya Cinta persaudaraan yang seiman.

Mungkin kalian tidak asing lagi mendengar kata mencintai dan di Cintai oleh seseorang, karena rasa Cinta adalah Fitrahnya Manusia yang setiap orang pasti pernah merasakannya, kita tidah usah membohongi diri kita sendiri kalau kita juga pernah mencintai dan di cintai seseorang, tapi setiap orang berbeda-beda dalam menyikapi hal tersebut. Kalau menur saya rasa Cinta Itu wajar bahkan normal sangat di herankan jika kita tidak memiliki rasa Cinta kepada Lawan Jenis kita, Tapi sangat disayangkan kebanyakan orang salah dalam menyikapi rasa Cinta tersebut karana di iringi oleh nafsu setan. Kalau menurut saya rasa Cinta itu sangat wajar apalagi karena sesuatu kelebihan yang dimiliki oleh orang tersebut, seperti gara-gara kebaikan, kepintaran, kecantikan, ketampanan, kesopananan, kelembutan, dan kesabaraan dll yang dimiliki oleh orang tersebut dan bagaimana cara kita memanaga rasa Cinta tersebut agar tidak salah jalan, agar tidak terjerumus kedalam tipuan setan, jika seseorang tersebut bisa mengendalikan rasa cinta itu kepada tempat yang baik insyaAllah itu semua akan berakhir dengan baik, tapi jika kita tidak memelihara cinta tersebut dengan baik, maka kita akan terjerumus dengan nafsu yang sengaja di buat oleh setan, yang berakhirnya jatuh kepada kemaksiatan dan membuat hidup kita jadi hancur, saya yakin kalian semua sudah paham maksud saya.

Mungkin kalian masih ingat dengan lagu nasyid dari The Fikr yang Judulnya Cinta, ya akan saya tuliskan di sini. Mencintai di cintai fitah manusia, setiap insane didunia akan merasakannya, Indah ceria, kadang merana itulah rasa Cinta. Berlindunglah pada Allah dari Cinta palsu melalaikan manusia hingga berpaling darinya, menipudaya dan melenakan sadarilah wahai Kawan. Cinta adalah karunianya bila di jaga dengan sempurna, Resah menimpah gundah menjelma jika Cinta tak di pelihara, Cinta pada Allah adalah Cinta yang Hakiki dan Cinta kepada Allah adalah Cinta yang Sejati. Bersihkan diri kita gapailah Cinta, yaitu Cinta Ilahi,. Dan Berlindunglah pada Allah dari Cinta palsuyang melalaikan manusia hingga berpaling dariNYA, yang menipudaya dan melenakan Sadarilah Wahai Kawan, Utamakanllah Cinta padaNYA terjagalah Amanlan kita, Cinta kepada ILAHI. Semua yang ada di bait-bait lagu benar jika kita jangan tertipu dari cinta palsu yang bisa melalaikan kita mengingat Allah apalagi rasa Cinta yang belum Halal buat kita. Jika memang kita mencintai seseorang jangan sampai orang yang kita cintai itu menderita gara-gara kita selalu menyatakan Cinta kepada orang tersebut jika seseorang tidak kuat Imannya saya yakin dia akan jatuh kedalam tipuan setan tersebyt yang di bibuatnya Rasa Cinta itu Indah padahal itu bukan cinta yang syar’I buat kita. Jika memang kita mencintai orang tersebut cukup Allah yang Tau dan berdoalah agar hati kita selalu terjaga dari CINTA tersebut jagan gara-gara rasa Cinta Tersebut hati kita jadi terkotori. Yakinlah jika memang jodoh takkan lari kemana, walaupun kalian tidak pernah mengungkapkan kepada orang tersebut.

Kita harus juga Ingat Cinta itu tidak harus memiliki seseorang tersebut, jika memang kita cinta kepada seseorang jaganlah kita mengotori hatinya dan menodai dirinya, dan kita juga haru rela berkorban agar orang tersebut itu bahagia bersama orang lain, walaupun tidak dengan diri kita, InsyaAllah Pahala yang akan kita dapatkan, bukan malah memaksakan keinginnan kita untuk memilikinya, Ingat kadang setan mengeluarkan berbagai cara agar kita ikut menjadi golongan mereka jika kita memang sayang dengan orang tersebut terutama buat laki-laki mintalah wanita tersebut dengan baik-baik untuk menjadi Istrimu bukan pacarmu, terus jika memang wanita tersebut tidak bisa menerimamu maka jangalah kamu memaksakksakan kehendak mu untuk memilkinya hingga berbagai carapun kaliam tempuh agar mendapatkan hatinya, Ingat rasa cInta itu tidak bisa dipaksakan semakin kalian memaksakan rasa tersebut yang ada orang yang kalian Cintai itu akan sangat menderita bukan malah bahagia, jika memang kalian cinta kepada orang tersebut janganlah membuat ia susah bahkan doakan agar ia bahagia walapun tidak bersama kalian, begitupun juga buat wanita jika kalian mencintai seseorang jagalah baik-baik rasa Cinta Itu dan jangan sampai gara-gara Cinta jadi mengorbankan harga diri kita sebagai wanita, Ingat kehormatan Wanita Itu sangat berharga jadi jagalah dengan baik, jika memang kita mencintai seseorang tersebut karena Allah cukuplah kita berdoa, jika memang dia jodoh kita pasti akan dipertemukan Allah.

Saya jadi ingat nasehat teman saya waktu itu, karna saya waktu pertama kali Bikin Fb setelah bebarapa Minggu saya buat status tentang bagaimana jika ikhwan dan akhwat itu saling mengagumi kebaikannya yang ia miliki masing-masing, yang mana nasehatnya kepada diriku berisi sebagai berikut

“ ….. Terkadang kita harus “mengorbankan” perasaan kita agar keimanan dapat tertanam kuat dalam jiwa..Seharusnya memang bisa sama-sama saling menjaga hati..bukan hanya Aisyah namun juga Ikhwannya. Mungkin Aisyah Ingat kisah Ali bin Abu Thalib RA dan Fathimah binti Rasulullah SAW yang sebenarnya saling menyukai dan mencintai karena Allah SWT. Ali sungguh-sunguguh mejaga agar kecintaannya terhadap Fathimah tidak mencederai kecintaan kepadaNYA, Ali tidak pernah mengugugkapkan rasa itu pada Fathimah hingga saat paling tepat untuk mengungkapkan rasa itu tiba ..Fathimah pun tidak pernah mengetahui bahwa sebenarnya Ali begitu menyukainya jauh sebelum pernikahan mereka berlangsung, Ali baru mengatakan bahwa dirinya sungguh sangat menyukai Fathimah setelah pernikahan mereka usai, Subhanaullah Begitulah sekenario Allah SWT.

Setiap kita telah ditentukan jodohnya oleh Allah SWT. Kita akan menanti sampai saat Indah itu tiba, Saat jodoh kita datang…Dan dalam penantian itu tentu kita todak hanya diam tapi juga aktif mencari…dalam artian selalu memperbaiki diri dalam segala hal…terutama dalam hal ketaatan kita Terhadap-Nya, karena Sesungguhnya jodoh kita akan sepadan dengan kita seperti yang di firmankan OlehNya dalam QS. An Nur: 26 “ Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang baik-baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula..”

Nah….Oleh karena itu, Sebaiknya kita garus mengaktualisasikan diri kita dalam kebaikan, dalam jalur yang diridhai dan dirahmati oleh Allah, InsyaAllah, pasangan hidup kitapun akan sama halnya dengan kita, InsyaAllah. Wallahu’alam.”

Itulah nasehat dari temanku waktu itu dan semoga bermanfaat untuk kita semua, jadi jika kita mencintai seseorang karena Allah hendaklah kita tetap menjaga hati karena Allah, Yakinlah jika memang jodoh pasti akan dipertemun Allah, Baik yang mencintai tetaplah menjaga hati, begitupun seseorang yang di Cintai harus juga menjaga hati jangan sampai jatuh keperangkap setan.

Semoga catatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua, terimakasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Copas from Aisyah Sun’s note

Yaa akhi wa ukhti,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar